Dokumentasi Shanna Auth
Panduan lengkap untuk mengelola kode verifikasi dua langkah dengan aman di browser Anda.
Tambah akun pertama
Buka popup Shanna Auth, pilih tambah akun, lalu gunakan scan QR atau input secret secara manual. Masukkan nama penerbit dan akun yang mudah dikenali, kemudian simpan.
Gunakan kamera atau gambar QR setup dari layanan yang Anda daftarkan.
Masukkan secret, jenis algoritma, digit kode, dan periode sesuai informasi layanan.
Export & import backup
Backup membantu memindahkan akun ke instalasi baru. Gunakan password backup yang kuat dan simpan file di lokasi pribadi yang aman.
Buka menu Shanna Auth dan pilih Export Backup.
Simpan file terenkripsi dan jangan kirim melalui chat publik.
Di perangkat tujuan pilih Import Backup, lalu masukkan password backup.
Chrome
Untuk versi developer, buka chrome://extensions, aktifkan Developer mode, kemudian pilih Load unpacked pada folder yang berisi manifest.
Jika muncul “Manifest file is missing or unreadable”, pilih folder chrome, bukan folder source dan bukan folder parent.
Firefox
Gunakan menu Add-ons and themes lalu pilih instalasi dari file untuk paket Firefox. ID aplikasi Shanna Auth dibuat terpisah dari aplikasi lama.
Microsoft Edge
Buka edge://extensions, aktifkan Developer mode, dan gunakan Load unpacked pada hasil build Edge.
Kode hilang
Jika kode hilang, jangan menebak secret atau menghapus aplikasi. Cari file backup terenkripsi, gunakan perangkat lama, atau lakukan reset keamanan pada layanan asal.
Tipe akun
Kode berubah berkala, umum digunakan untuk login dua langkah.
Kode berubah berdasarkan penghitung setiap kali digunakan.
Getting debugging information
Saat melaporkan bug, sertakan versi aplikasi, browser, sistem operasi, langkah reproduksi, dan pesan error. Jangan sertakan QR, secret, password, atau file backup.
Buka halaman extensions dan catat versi Shanna Auth.
Catat tindakan terakhir sebelum error terjadi.
Ambil screenshot dengan data sensitif ditutup.
Standard backup format
File backup dikelola oleh Shanna Auth dalam format terenkripsi. Jangan mengedit isinya secara manual karena dapat membuat pemulihan gagal.
Gunakan fitur Export dan Import di dalam aplikasi agar validasi format, password, dan integritas data berjalan sebagaimana mestinya.
Policy configuration
Administrator dapat mengatur perilaku tertentu melalui managed policy Chrome, seperti membatasi backup pihak ketiga, export, atau pengaturan password. Terapkan policy sesuai kebijakan keamanan organisasi.
- Gunakan policy hanya untuk kebutuhan organisasi.
- Dokumentasikan perubahan dan pemilik policy.
- Pastikan pengguna memahami dampak pembatasan export atau reset.
FAQ Shanna Auth
Apakah Shanna Auth menyimpan password akun saya?
Tidak. Jangan pernah memasukkan password layanan lain ke dalam ekstensi.
Bagaimana memindahkan akun ke komputer baru?
Gunakan Export Backup pada perangkat lama, lalu Import Backup pada perangkat baru dengan password backup yang sama.
Apakah aman memasang Shanna Auth bersama aplikasi lama?
Ya. Shanna Auth memiliki identitas ekstensi yang terpisah, sehingga data aplikasi lama tidak otomatis tercampur.
Mengapa data tidak muncul setelah instalasi?
Data mengikuti profil browser dan ID ekstensi. Pastikan profil Chrome benar atau lakukan Import Backup.
Apa perbedaan TOTP dan HOTP?
TOTP berubah berdasarkan waktu, sedangkan HOTP berubah berdasarkan penghitung penggunaan.
Bagaimana jika secret key hilang?
Gunakan backup terenkripsi atau prosedur pemulihan dari layanan asal. Shanna Auth tidak dapat menerbitkan ulang secret layanan lain.
Bagaimana mengatasi error manifest Chrome?
Pilih folder hasil build chrome yang memiliki manifest.json langsung di dalamnya.
Bagaimana memperbarui versi developer?
Buka chrome://extensions, tekan Reload, lalu refresh popup Shanna Auth.
Ke mana melaporkan bug?
Buat issue di repository GitHub Shanna Auth. Jangan mengirim secret, QR, password, atau backup.